Showing posts with label nasehat. Show all posts
Showing posts with label nasehat. Show all posts

Ujian HER

Seorang dosen sedang memberikan ujian kepada mahasiswa nya. Yang namanya ujian, tentu saja ada nilai yang baik dan ada pula nilai yang jelek. Apabila jawaban yang diberikan si mahasiswa sesuai dengan apa yang diharapkan oleh si Dosen, maka ia akan lulus. Namun begitu juga sebaliknya. Tatkala jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh sang dosen, maka sudah dipastikan si mahasiswa tidak lulus. Ketika kertas ujian selesai diperiksa, lebih dari separo mahasiswa mendapatkan nilai yang jelek. Sang dosen lantas memberikan ujian ulangan (HER) bagi mahasiswa dengan nilai jelek. Dosen tersebut berharap, dengan adanya ujian her ini, banyak mahasiswa yang bisa lulus dan mendapatkan nilai yang layak. Soal yang diberikan dalam ujian her juga bervariasi, bisa berbeda dengan soal sebelumnya, bisa juga mirip dengan soal soal sebelumnya. Seperti itulah kira-kira analogi ujian kehidupan yang diberikan Allah kepada kita. Allah Swt akan memberikan ujian yang sama kepada kita sampai kita benar-benar dianggap lulus oleh Allah Swt dan layak dinaikkan derajatnya. Kalau kita mau merenung, ujian tersebut merupakan salah satu bentuk kasih sayang Allah Swt kepada hambanya. Seperti sang dosen diatas yang menyayangi mahasiswanya. Ia bersedia memberikan ujian ulangan kepada mahasiswanya dan memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk lulus. Ia tidak membiarkan mahasiswa tertinggal dalam mata kuliah yang ia ajarkan. Semua ujian yang diberikan oleh Allah bertujuan untuk menguji tingkat keimanan kita sebagai makhluk- Nya. Apakah kita mampu bertahan dan melaluinya dengan cara terbaik dan sesuai dengan yang disyariatkan oleh-Nya. Tidak berkeluh kesah. Ujian yang diberikan kepada kita, akan menjadikan kita lebih dekat dengan Nya. Mohon lah bantua Nya, karena ujian itu dari Nya dan hanya Dia yang mampu memberikan pertolongan dan jalan keluar dari ujian tersebut. Yakinlah kepada Allah dan jangan pernah berburuk sangka kepada Allah karena Allah sesuai dengan prasangka hamba- Nya". Kita akan mendapatkan apa yang kita fikirkan. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, tinggal kita berusaha untuk mencari jalan keluar tersebut.


Posted via Blogaway

UNGKAPAN CINTA UNTUK ANAK-ANAKKU


Keindahan bola matamu, memberiku inspirasi tiada henti untuk selalu memberikan yang terbaik bagimu. Lenyap lelahku manakala kulihat ranum pipimu, hilang deritaku bila mendengar derai tawamu, kenakalan-kenakalanmu justru membangkitkan semangat hidupku
Antara kau dan aku telah terjalin keindahan bahasa qalbu, tanpa kata-kata pun, kita seakan saling mengerti dengan pengertian paling hakiki.
Sungguh, dirimu telah menempati sudut terindah di kamar hatiku
Bening matamu dan ranum pipimu bagiku begitu indah. Kecerdasan dan kelucuanmu bagiku begitu menginspirasi. Untukmu sayang, lautan kasihku tak bertepi.


SEPULUH PENYELAMAT



”Tak seorang pun yang diberi Allah sepuluh hal kecuali akan selamat dari berbagai bahaya, dan akan mencapai derajat muqarrabin dan muttaqin. Pertama, selalu jujur dan memiliki hati yang puas. Kedua,kesabaran yang sempurna yang disertai rasa syukur. Ketiga, kemiskinan yang dihiasi dengan zuhud. Keempat, selalu merenungi keagungan Allah walaupun perutnya dalam keadaan lapar. Kelima, kesedihan yang disertai rasa takut terus menerus. Keenam, kesungguhan berkesinambungan  diikuti dengan sikap rendah diri.Ketujuh, kelembutan yang disertai belas kasih. Kedelapan,cinta membara yang disertai rasa malu yang mendalam. Kesembilan, ilmu yang bermanfaat bersama sikap yang santun. Dan Kesepuluh, iman yang membaja disertai akal yang tajam dan kuat. (Abu Bakar ash Shiddiq Radhiyallahu ‘Anh).


Petuah Bambu


Setinggi tingginya batangku, namun pucuk ku tetap runduk kebawah, melihat bumi tempat aku tumbuh. Aku berpesan pada rebung yang masih kecil, kalau kalian besar nanti jangan lupakan jasa tanah. Kau harus tahu membalas budi.
Tatkala angin bertiup kencang, batangku terus meliuk mengikuti irama angin. Sepintas orang melihatku seperti mau tumbang, tapi jangankan untuk tumbang, retakpun aku tidak.